Warnet Di TanjungBalai Jadi Lapak Judi slot , 5 Orang Di Tangkap

Pengungkapan kasus warnet yang dijadikan lapak judi slot di Tanjungpinang. (istimewa)Tanjungbalai – Polisi mengungkap satu warung internet (warnet) di Jalan D.I Panjaitan, Kota Tanjungbalai dijadikan lapak judi slot.

Lapak judi tersebut telah beroperasi sejak beberapa bulan terakhir. Dari pengungkapan kasus tersebut, polisi mengamankan lima orang pria.

“Ternyata tempat tersebut bukan warnet seperti biasa. Di sana biasa berkumpul pemain judi slot. Ini yang berdasarkan informasi laporan masyarakat, langsung dilakukan penggerebekan,” kata Kapolres Tanjungbalai AKBP Ahmad Yusuf Affandi, Selasa (5/12/2023).

Pada penggerebekan tersebut, polisi mengamankan lima orang terdiri dari satu orang operator dan lima orang pemain judi slot.

“Selain mengamankan ke limanya, diamankan pula beberapa unit komputer sebab mereka bermain menggunakan monitor dan PC,” jelas Kapolres.

Ada juga sejumlah uang tunai dan akun judi slot yang turut diamankan. Ahmad Yusuf menjelaskan praktik perjudian online ini memang menjadi atensi pihaknya guna menumpas praktik perjudian di kota Tanjungbalai.

Selanjutnya terhadap para tersangka telah dilakukan penahanan dan disangkakan pasal perjudian dan Informasi Transaksi Elektronik dengan ancaman hukuman paling 10 Tahun penjara.

Kapolres Tanjungbalai meminta kepada seluruh masyarakat untuk berhenti melakukan praktek perjudian dalam bentuk apapun karena dapat merugikan diri sendiri.

“Jadi mereka pelanggan membuka aplikasi sendiri, kemudian deposit, dan bermain slot yang sudah disediakan oleh lima orang tersebut,” ujar Yusuf, Selasa (5/12/2023).

Katanya, kelima tersangka diangkat pada Jumat (1/12/2023) malam dan langsung dijebloskan ke penjara.

“Tanpa perlawanan, kelimanya mengakui dan tertangkap tangan saat sedang bermain judi online tersebut,” kata Yusuf.

Sedangkan barang bukti yang berhasil diamankan petugas, empat buah akun judi online, empat komputer full set, telepon genggam, dan uang tunai senilai Rp 646 ribu.

“Kegiatan ini dilakukan sudah kurang lebih dia tahun, dan empat dari lima tersangka dinyatakan positif norkoba setelah dilakukan uji urine,” katanya.

Akibat perbuatannya, terhadap semua tersangka disangkakan dengan pasal 303 ayat 1 KUHPidana atau, pasal 45 ayat 2 UU RI nomor 19, tahun 2016.

 

 

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *